Asas-asas Hukum Perdata

Asas-asas Hukum Perdata

Asas-asas Hukum Perdata

Asas-asas Hukum Perdata

Beberapa asas yang terkandung dalam KUHPerdata yang sangat penting dalam Hukum Perdata adalah:

  1. Asas Kebebasan Berkontrak

Asas ini mengandung pengertian bahwa setiap orang dapat mengadakan perjanjian apapun juga, baik yang telah diatur dalam undang-undang, maupun yang belum diatur dalam undang-undang (lihat Pasal 1338 KUHPdt).

  1. Asas Konsensualisme

Asas konsensualisme dapat disimpulkan dalam Pasal 1320 ayat (1) KUHPdt. Pada pasal tersebut ditentukan bahwa salah satu syarat sahnya perjanjian adalah adanya kata kesepakatan antara kedua belah pihak. Asas ini merupakan asas yang menyatakan bahwa perjanjian pada umumnya tidak diadakan secara formal, melainkan cukup dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak. Kesepakatan adalah persesuaian antara kehendak dan pernyataan yang dibuat oleh kedua belah pihak.

  1. Asas Kepercayaan

Asas kepercayaan mengandung pengertian bahwa setiap orang yang akan mengadakan perjanjian akan memenuhi setiap prestasi yang diadakan diantara mereka dibelakang hari.

  1. Asas Kekuatan Mengikat

Asas kekuatan mengikat ini adalah asas yang menyatakan bahwa perjanjian hanya mengikat bagi para pihak yang mengikatkan diri pada perjanjian tersebut dan sifatnya hanya mengikat.

  1. Asas Persamaan hukum,

Asas persamaan hukum mengandung maksud bahwa subjek hukum yang mengadakan perjanjian mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama dalam hukum. Mereka tidak boleh dibeda-bedakan antara satu sama lainnya, walaupun subjek hukum itu berbeda warna kulit, agama, dan ras.

  1. Asas Keseimbangan,

Asas keseimbangan adalah asas yang menghendaki kedua belah pihak memenuhi dan melaksanakan perjanjian. Kreditur mempunyai kekuatan untuk menuntut prestasi dan jika diperlukan dapat menuntut pelunasan prestasi melalui kekayaan debitur, namun debitur memikul pula kewajiban untuk melaksanakan perjanjian itu dengan itikad baik.

  1. Asas Kepastian Hukum,

Asas kepastian hukum atau disebut juga dengan asas pacta sunt servanda merupakan asas yang berhubungan dengan akibat perjanjian. Asas pacta sunt servanda merupakan asas bahwa hakim atau pihak ketiga harus menghormati substansi kontrak yang dibuat oleh para pihak, sebagaimana layaknya sebuah undang-undang. Mereka tidak boleh melakukan intervensi terhadap substansi kontrak yang dibuat oleh para pihak.

  1. Asas Moral 

Asas moral ini terikat dalam perikatan wajar, yaitu suatu perbuatan sukarela dari seseorang tidak dapat menuntut hak baginya untuk menggugat prestasi dari pihak debitur. Hal ini terlihat dalam zaakwarneming, yaitu seseorang melakukan perbuatan dengan sukarela (moral). Yang bersangkutan mempunyai kewajiban hukum untuk meneruskan dan menyelesaikan perbuatannya. Salah satu faktor yang memberikan motivasi pada yang bersangkutan melakukan perbuatan hukum itu adalah didasarkan pada kesusilaan (moral) sebagai panggilan hati nuraninya.

baca juga

You might be interested in …

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih

Pendidikan

Masa Depan Anak Ditentukan oleh Air dan Sanitasi Bersih   Anak anak yang sedang dalam masa usia sekolah membutuhkan tubuh yang sehat supaya dapat menerima materi pelajaran dan bersekolah dengan baik. Yang terjadi saat ini masih banyak sekolah yang tidak memiliki fasilitas dan akses pada air bersih dan sanitasi bersih. “Kelangsungan kesehatan dan pendidikan menjadi […]

Read More
KKN di Nagari Kubuang Solok, Mahasiwa Universita Bung Hatta Laksanakan Sejumlah Program

KKN di Nagari Kubuang Solok, Mahasiwa Universita Bung Hatta Laksanakan Sejumlah Program

Pendidikan

KKN di Nagari Kubuang Solok, Mahasiwa Universita Bung Hatta Laksanakan Sejumlah Program Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Kuliah kerja Nyata (KKN) di Nagari Gauang , Kecamatan Kubung , Kabupaten Solok, selama sebulan, 14 Juli-14 Agustus 2016. Selama KKN sejumlah program akan dilaksanakan, seperti  membina Anak Sekolah Dasar tentang Pendidikan Bahasa Ingris,IngrisVocabulary terutama masalah Vocabulary dan dasar […]

Read More
HSNI Akan Dirikan Koperasi

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Akan Dirikan Koperasi

Pendidikan

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Akan Dirikan Koperasi   BANDUNG Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) berinisiasi untuk mendirikan koperasi sendiri, yaitu Koperasi Konsumen Sundapa Jaya Perkasa. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa yang juga Ketua Dewan Pembina HSNI Jawa Barat menyambut baik dan berpesan agar seluruh pengurus dapat mengutamakan amanah. Menurut Iwa Berdasarkan indikator keberhasilan […]

Read More