Anisa Siswi SMAN 7 Ingin Jadi Duta Anti Narkoba

Anisa Siswi SMAN 7 Ingin Jadi Duta Anti Narkoba

Anisa Siswi SMAN 7 Ingin Jadi Duta Anti Narkoba

Anisa Siswi SMAN 7 Ingin Jadi Duta Anti Narkoba
Anisa Siswi SMAN 7 Ingin Jadi Duta Anti Narkoba

Prihatin tingginya peredaran gelap narkoba di Kota Tanjungbalai, Anisa

, siswi kelas VII SMAN 7 ini termotivasi ingin menjadi Duta Pelajar Anti Narkoba.
Gadis berkacamata dan berhijab ini mengungkapkan isi hatinya kepada Kasi Intelijen Kejari Tanjungbalai Asahan, Antonius Bangun Silitonga SH, saat acara Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di sekolah SMAN 7 Kota Tanjungbalai, Rabu (25/9).

Penuh percaya diri, Anisa mengaku sangat prihatin tingginya angka peredaran

gelap narkoba di Kota Tanjungbalai. Menurut pengamatan wanita yang bercita-cita ingin menjadi dosen ini, tingginya tingkat peredaran narkoba di kota kelahirannya itu, dibuktikan dengan hampir setiap hari ada warga yang ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.
“Saya sangat prihatin Tanjungbalai salah satu kota peredaran narkoba terbesar di Indonesia. Amatan saya dan data yang saya temukan, kota ini sepertinya darurat peredaran narkoba. Harus ada upaya nyata dan serius, jangan sampai narkoba meracuni pelajar kita. Mereka generasi penerus bangsa, jika mereka terjangkit mau dibawa kemana negeri ini,” kata Anisa prihatin dan khawatir apabila narkoba merasuki jiwa pelajar Kota Tanjungbalai.

Anisa merasa terpanggil untuk menyatakan diri perang melawan narkoba.

Atas dasar itu pula Anisa ingin menjadi Duta Pelajar Anti Narkoba. “Saya ingin jadi Duta Anti Narkoba, saya ingin menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Fakta dan data membuktikan keprihatinan Anisa terhadap maraknya peredaran narkoba di Tanjungbalai, juga sudah didengungkan para pimpinan penegak hukum di kepolisian, kejaksaan dan pengadilan. Angka kasus narkoba di Tanjungbalai cukup tinggi dan merupakan perkara yang paling banyak ditangani penegak hukum. Sebagaimana data yang diperoleh dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tanjungbalai, lebih dari 80 persen warga binaan di Lapas tersebut yang dihukum karena kasus narkoba.